Beranda ADVERTORIAL Jelang Idul Adha, Ketua DPRD Lebong Minta Dinas Terkait Turunkan Tim Cek...

Jelang Idul Adha, Ketua DPRD Lebong Minta Dinas Terkait Turunkan Tim Cek Kesehatan Hewan Kurban

0
32
Ketua (DPRD) Lebong, Carles Ronsen

Lebong – Ketua Dewan Perwakila Rakyat Derah (DPRD) Kabupaten Lebong meminta Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban seperti sapi maupun kambing menjelang Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah atau 2024 Masehi.

Ketua DPRD Lebong, Carles Ronsen, mengajak semua pihak khususnya Dinas terkait untuk terus memantau kesehatan hewan kurban yang masuk di wilayah Kabupaten Lebong, baik sapi, kambing/domba, kerbau serta hewan kurban lainnya.

“Saya minta Dinas terkait dan instansi terkait segera turun ke lapangan untuk memeriksa kesehatan guna memastikan kondisi hewan tersebut dalam keadaan sehat dan tidak sakit serta layak untuk dikonsumsi,” ujar Ketua Carles. Selasa, 04 Juni 2024.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh peternak baik itu sapi ataupun kambing agar menjaga hewan ternaknya dengan baik dan jika terdapat hewan yang sakit agar segera melakukan koordinasi kepada Dinas terkait agar diberikan penanganan yang tepat.

Sebelum lebaran Idul Adha, nanti Dinas terkait diharapkan sudah menerjunkan timnya ke pedagang hewan ataupun peternakan sapi dan kambing yang dominan dibeli panitia kurban untuk disembelih.

Ketua (DPRD) Lebong, Carles Ronsen

Kepada panitia kurban dirinya juga meminta pada saat membeli hewan kurban hendaknya didampingi dari tim kesehatan dari Dinas Pertanian maupun panitia yang memahami kondisi pada hewan.

“Saya juga mengimbau kepada tim kesehatan, agar melakukan percepatan pengecekan kondisi hewan yang ada di Muara Teweh dan sekitarnya terlebih di wilayah Barito Utara,” tegasnya.

Ketua Carles juga meminta kepada panitia kurban nantinya agar memperhatikan hewan seperti sapi maupun kambing yang akan dibeli agar pada saat proses penyembelihan dan pembagian daging kurban terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Seluruh panitia kurban yang nantinya akan melakukan penyembelihan hewan, harus terlebih dahulu memperhatikan kondisi kesehatan hewan kurban tersebut. Teruntuk hewan yang kurang baik atau tidak sehat tentunya sudah mempunyai ciri yang bisa dilihat.

“Jadi semua hewan nantinya akan diperiksa terlebih dahulu dengan mendatangi penjual atau peternak sapi dan kambing ini. Bukan hanya itu saja jika terdapat peternak nakal nantinya akan diberikan sanksi yang berlaku,” tutup Carles. (PMS20/ADV)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini