Dinas PUPR Lebong Perintahkan Kontraktor Bongkar Ulang Pekerjaan

0
2991

Lebong – Pihak Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPR-Hub) Kabupaten Lebong, telah memerintahkan kontraktor pelaksana tiga proyek Pengembangan Jaringan Distribusi (JD) dan Sambungan Rumah (SR) Perpipaan Air Bersih untuk melakukan pembongkaran ulang seluruh pekerjaan galian.

Pasalnya, dari hasil pengecekan pekerjaan dilapangan, diketahui pekerjaan galian pipa kekurangan volume alias jauh dari standar spesifikasi yang telah ditentukan.

Dikatakan Kepala Bidang Cipta Karya PUPR-Hub Lebong, Ifan Raider, ST., pihaknya telah menyampaikan teguran lisan dan tertulis kepada kontraktor pelaksana. Supaya kontraktor melakukan pembongkaran ulang seluruh pekerjaan galian, dan melakukan penggalian kembali sesuai dengan gambar dan spesifikasi yang telah ditentukan.

‎”Kami dari Dinas PUPR, sudah memberikan teguran baik lisan dan tertulis. Terkait kekurangan kedalaman galian pipa, kami sudah surati kontraktor untuk memperbaiki galian tersebut,”ujar Ifan Raider, saat dihubungi via chat WhatsApp, Kamis (13/11/2025).

Surat Teguran untuk Kontraktor Pelaksana Paket Pengembangan JD dan SR Air Bulok.

‎Lanjut ifan, jika kontraktor pelaksana tidak kooperatif, pihaknya memastikan tidak akan menerima progres pekerjaan tersebut.

‎”Jika pihak kontraktor tidak melakukan penggalian ulang, kami dari Dinas PUPR tidak akan menerima pekerjaan tersebut,”imbuh Ifan.
Baca juga: https://rejangtoday.com/daerah/lebong/terbukti-proyek-perpipaan-air-bersih-di-lebong-tidak-sesuai-spesifikasi-teknis/
Terpisah, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPATK) Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah Air Bulok, Fedri Afrian, mengungkapkan, mereka telah menggelar Show Cause Meeting (SCM) tahap 1 mengenai hasil pengecekan dilapangan dan keterlambatan progres Paket Air Udik serta Paket Air Bulok.

‎”Kontraktor pelaksana paket Air Udik dan paket Air Bulok diberikan waktu 5 (lima) hari untuk mengejar keterlambatan progres fisik sebesar 20 %. Sejak hari ini, hingga tanggal 17 November mendatang,”tuturnya.

Surat Teguran untuk Kontraktor Pelaksana Paket Pengembangan JD dan SR Air Saringan.

Selain itu, dirinya juga telah mengingatkan kontraktor pelaksana untuk segera melakukan perbaikan pekerjaan galian.

Untuk diketahui, paket pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah Air Udik telah mencapai progres 43,37 %, terlambat 20,38 % dari time schedule. Sedangkan, paket pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah Air Bulok telah mencapai progres 39,10 %, terlambat 10,07 % dari rencana awal. Kemudian, paket pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah Air Saringan progresnya telah mencapai 51,91 %, dengan deviasi -2,40.(Dwa212)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini