Usai Tim Visitasi, Kini Giliran Pernefsi Gelar Supervisi Layanan HD RSUD Lebong 

0
51
Usai Tim Visitasi, Kini Giliran Pernefsi Gelar Supervisi Layanan HD RSUD Lebong 

Lebong – Usai Tim Visitasi Penilaian Kesesuaian Layanan Dialisis dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, pada Jum’at (24/5) kemarin, giliran Pernefri (Perhimpunan Nefrologi Indonesia) wilayah Palembang, dr. Tri Hadi Susanto, M.Kes, SpPD, Subsp.GH melaksanakan kegiatan supervisi layanan hemodialisis RSUD Lebong. Sabtu, 25 Mei 2024.

Visitasi diawali dengan pertemuan antara Supervisor dengan pihak manajemen RSUD Lebong bertempat di Ruang Aula RSUD Lebong.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh Plt Dirut RSUD Lebong, Rachman kemudian dilanjutkan dengan pemaparan pencapaian pelayanan unit hemodialisis oleh dokter penanggung jawab pelayanan Hemodialisis.

Kedatangan tim diterima langsung Kadis Kesehatan Lebong, Rachman sekaligus Plt Direktur RSUD Lebong, Kabag TU Asman, Kabid Pelayanan Gian Setayudi Kabid Penunjang Medik, Gunawan.

Plt Direktur RSUD Lebong, Rachman mengatakan, dalam rangka mewujudkan peningkatan pelayanan kepada masyarakat terutama untuk pasien-pasien gagal ginjal, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong terus menerus menyempurnakan ruang hemodialisis atau cuci darah.

Usai Tim Visitasi, Kini Giliran Pernefsi Gelar Supervisi Layanan HD RSUD Lebong

“Kunjungan dilakukan dalam rangka Supervisi Unit Hemodialisis yang bertujuan untuk memastikan pelayanan dialisis sesuai standar dan mengutamakan mutu pelayanan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien hemodialisis,” kata Rachman.

Pernefri wilayah Palembang mengapresiasi kemajuan Instalasi Hemodialisis RSUD Lebong. Hal ini terlihat dari hasil visitasi izin sekaligus persiapan penyelenggaraan pelayanan hemodialisis.

Dia berharap, dengan visitasi ke Unit Hemodialisa RSUD Lebong dari Pernefri Palembang ini dapat memberikan manfaat dan masukkan yang positif bagi RSUD Lebong.

“Tidak hanya fasilitas saja yang ditambah atau diperbaiki, melainkan tenaganya juga diberi ilmu-ilmu baru. Sehingga transformasi kesehatan bisa terwujud,” terangnya. (PMS20)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini