Dosen Universitas Brawijaya Kritik Penelitian Mahasiswa Akuntansi Unusia

0
109
Dosen Universitas Brawijaya Kritik Penelitian Mahasiswa Akuntansi Unusia

Jakarta – Setelah mengutus 3 dosen dan 2 mahasiswa dalam kegiatan desiminasi hasil penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan oleh Ikatan Cendekiawan Muda Akuntansi (ICMA). Hari ini kembali mengutus 2 dosen dan 2 mahasiswa dalam diseminasi hasil penelitian yang diselenggarakan oleh ICMA.

“Diseminasi kali ini adalah memaparkan jurnal penelitian yang sudah terbit untuk mendapatkan masukan dari Reviewer. Sehingga para penulis dapat mengembangkan road map penelitian sesuai topik yang dikaji. Nantinya, fokus kajiannya berkasinambungan” terang Muhammad Aras Prabowo Ketua Program Studi (Prodi) Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia).

Empat Presenter dari Prodi Akuntansi adalah Siti Danila Hanipa dan Mariska Nur Hanifah dari mahasiswa, serta Ilham Ramadhan Ersyafdi dan Muhammad Aras Prabowo perwakilan Dosen Akuntansi Unusia.

Siti Danila Hanipa hasil penelitiannya yang terkait dengan integrasi nilai-nilai budaya Jawa ke dalam etika dan kode etik akuntan publik bertujuan untuk memperkuat profesionalisme dan tanggung jawab sosial akuntan publik.

“Nilai-nilai budaya Jawa seperti Ojo Dumeh, Alon-alon asal kelakon, Bahasa Jawa Kromo Inggil, Ewuh-pakewuh, Unggah-ungguh, Eling lan waspodo, Sungkan, Mangan ora mangan sing penting kumpul, dan Rukun agawe dapat menjadi landasan moral yang kuat bagi akuntan dalam menghadapi situasi etika yang kompleks,” ungkap Siti Danila Hanipa. Sabtu, 30 Desember 2023.

Dosen Universitas Brawijaya Kritik Penelitian Mahasiswa Akuntansi Unusia

Diharapkan integrasi ini dapat membantu akuntan untuk memiliki karakter yang lebih peka terhadap aspek etika dan bertindak sesuai dengan kepentingan publik, sehingga pelanggaran etika dapat diminimalisir dan kepercayaan masyarakat dapat ditingkatkan dan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan, kepercayaan publik, dan profesionalisme akuntan publik, pangkas Danila.

“Setelah memaparkan hasil publikasi artikel, saya merasakan seperti rasa lega karena berhasil mempresentasikan hasil riset jurnal yang sudah saya buat dengan beberapa para dosen dan merasa banyak mendapatkan ilmu yang lebih bermanfaat atas masukkan dari reviewer,” terang Mahasiswa Akuntansi Semester 3.

Reviewer dari Universitas Brawijaya Ibu Mirna Amirya memberikan beberapa masukan untuk penguatan dan pengembangan penelitian selanjutnya. “Bagian pendahuluaan dan manfaat penelitian belum diulas dengan jelas. Bagian metode penelitian perlu menjelaskan fase/tahap review jurnal (tahap pengolahaan data)” ungkap Akademisi Akuntansi dari Universitas Brawijaya.

Menurutnya pada bagian pembahasaan perlu menyandingkan antara kode etik akuntan dengan budaya jawa yaitu keterkaitan nilai budaya dengan integritas/objektivitas/kompetensi/kerahasian/profesional,” tutup Mirna. (PMS20)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini