Arga Makmur – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara bersama ribuan masyarakat dari berbagai penjuru Kabupaten Bengkulu Utara memadati halaman Balai Daerah dalam rangkaian acara Bengkulu Utara Bershalawat yang dipusatkan pada kegiatan Tabligh Akbar bertema “Menata Hati, Menjemput Ridha Ilahi”. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk rasa syukur dan renungan spiritual dalam peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Bengkulu Utara ke-66 tahun 2025. Jumat, 04 Juli 2025)
Dalam momentum kali ini, Ketua DPRD Bengkulu Utara, Parmin mengatakan, rasa syukur dan kebahagiaan tak terhingga atas peringatan HUT ke-66 yang tahun ini pertama kali dirayakan pada tanggal 4 Juli, sesuai dengan penetapan berdasarkan Undang-Undang terbaru yang berlaku secara nasional.
“Kita bersyukur atas bertambahnya usia Kabupaten tercinta, kali ini diadakan seperti yang yang telah ditegaskan Pak Bupati tadi bahwa selama ini kita memperingati HUT Kabupaten di bulan Oktober karena mengacu pada momen pemindahan ibu kota kabupaten. Namun kini, berdasarkan keputusan Presiden melalui Undang-Undang Nomor 87 tahun 2024, ditetapkan bahwa tanggal 4 Juli adalah hari jadi resmi Kabupaten Bengkulu Utara,” ujarnya.
Baginya tabligh akbar ini menjadi salah satu momen penting untuk menyejukkan hati, menguatkan iman, dan menyatukan masyarakat dalam nuansa spiritual dan kebersamaan.
“Alhamdulillah syukur, Antusias masyarakat hadir menjadi kebahagian bagi kita semua Ini bukti bahwa masyarakat kita peduli akan nilai-nilai rohani. Mari kita rawat hati, rawat kebersamaan bersihkan niat, dan bangun Bengkulu Utara yang Maju, Hebat, dan Bahagia di masa yang akan datang,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Arie Septia Adinata berkata, pihaknya mengundang penceramah kondang yakni Ustaz Hilman Fauzi membawakan materi bertema 3S yaitu Syukur, Sabar, dan Shalat, yang dikemas dengan gaya khasnya yang menyentuh dan penuh hikmah.

“Jika Allah menginginkan kebaikan pada diri seseorang, maka ia akan diuji, Maka jangan anggap ujian sebagai hukuman, tapi sebagai bentuk cinta dari Allah. Sebelum meminta apapun, mulailah dengan istighfar. Boleh jadi bukan doa kita yang kurang, tapi dosa kita yang masih banyak,” tutur Bupati menirukan Ustaz Hilman Fauzi.
Bupati Arie juga mengingatkan pentingnya bakti kepada orang tua Bahkan, ia menyebut bahwa durhaka kepada orang tua adalah salah satu penghalang terbesar terkabulnya doa.
“Jika ada yang masih menyimpan marah kepada orang tua, maafkan. Buka ruang di hati untuk memaafkan. Karena ridha Allah tergantung pada ridha orang tua,” pesannya.
Tabligh akbar ditutup dengan doa bersama yang menggugah hati, memohon agar Allah mengampuni dosa-dosa umat, melapangkan rezeki, dan menurunkan keberkahan bagi Kabupaten Bengkulu Utara dan seluruh warganya.
Acara ini menjadi momentum penyegaran spiritual di tengah semarak peringatan HUT ke-66 Kabupaten Bengkulu Utara, sekaligus memperkuat persatuan, rasa syukur, dan semangat gotong royong menuju masa depan yang lebih baik.
Hadir langsung Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE, MAP, didampingi Wakil Bupati H. Sumarno, S.Pd, jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta ribuan masyarakat yang antusias mengikuti siraman rohani dari penceramah kondang nasional, Ustaz Hilman Fauzi. (ADV/PMS20)






