Arga Makmur – Jajaran Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Bengkulu Utara di Ruang Sidang Utama DPRD. Jumat, 04 Juli 2025.
Selaku Pimpinan Sidang, Ketua DPRD Bengkulu Utara, Parmin, S.IP, menegaskan bahwa peringatan HUT Bengkulu Utara bukan hanya sekedar seremonial semata, melainkan momentum refleksi mengevaluasi kelemahan dan kekurangan perjuangan selama ini juga yang telah diperbuat para pendahulu untuk melakukan penyempurnaan.
“Selaku pelaku sejarah hari ini juga sebagai momentum mengingat para pendahulu agar kita selaku generasi tidak durhaka pada sejarah. Justru kita menghargai sejarah dan menjadikannya pijakan untuk membangun masa depan Bengkulu Utara yang lebih baik, yang baik terus kita pertahankan dan yang kurang kita perbaiki,” Ujar Ketua Parmin.
Ia juta menegaskan, bahwa peringatan 4 Juli sebagai hari jadi Bengkulu Utara kini memiliki dasar hukum yang kuat melalui UU Nomor 87 Tahun 2024, sebagai revisi dari UU No. 28 Tahun 1959.
“Dalam momentum kali ini kita mengangkat tema Terwujudnya Bengkulu Utara yang Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan, mari kita wujudkan bersama. Kekayaan alam yang kita miliki adalah modal besar, tinggal bagaimana kita kelola dengan bijak, dan diperuntukan untuk kesejahteraan serta kemakmuran rakyat,” ucapnya.
Selain itu juga Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata dalam pidatonya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa peringatan HUT ke-66 ini menjadi energi baru dalam menyongsong pembangunan Kabupaten Bengkulu Utara ke depan.
“Tentu atas nama Pemerintah Bengkulu Utara, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak. Hari jadi ini momentum untuk menguatkan kolaborasi membangun Bengkulu Utara menuju visi besar: Bengkulu Utara MAHABBAH — Maju, Sejahtera, Hebat, Bahagia, dan Berkelanjutan,” ujar Bupati Arie.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga memaparkan empat misi besar pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD 2025–2029, yakni:
- Mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan inklusif
- Meningkatkan kualitas SDM dan transformasi sosial-kultural
- Membangun infrastruktur terpadu
- Melakukan reformasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang efisien dan akuntabel
Untuk diketahui, hadir dalam paripurna tersebut Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE, MAP, Wakil Bupati H. Sumarno, S.Pd, jajaran Forkopimda, perwakilan Gubernur Bengkulu melalui Asisten I Setda Provinsi, para anggota DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, pejabat sipil, TNI-Polri, hingga Ketua TP-PKK dan para undangan lainnya. (ADV/PMS20)






