Satukan Persepsi, Golkar-PAN Matangkan Potensi Koalisi

0
46
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lebong, Lovi Irawan

Lebong – Pembentukan koalisi partai politik atau parpol yang memiliki jumlah kursi yang cukup di DPRD Lebong untuk mengusung bakal calon bupati-calon wakil bupati (bacabup-bacawabup) di Pilkada Lebong 2024 terus berproses. Meskipun di tiap daerah di Indonesia sudah ada beberapa partai menyatakan sikap membentuk koalisi.

Sejumlah parpol terus menjajaki parpol lain yang potensial untuk menjadi teman koalisi. Struktural partai saling beranjangsana. Namun demikian, hingga saat ini, sekitar lima bulan menjelang pencoblosan Pilkada, konstelasi politik masih dinamis dan cair.

Berdasarkan komposisi kursi di legislatif, hanya PAN yang bisa mengusung sendiri pasangan cabup-cawabup tanpa harus berkoalisi dengan partai lain. Pada Pemilu 2024, PAN menyegel 8 kursi DPRD Lebong.

Sedangkan delapan parpol lain yang lolos ke parlemen harus berkoalisi untuk mengusung pasangan calon pada Pilkada Lebong 2024. Kedelapan parpol itu, yakni Partai Golkar, Gerindra, Demokrat, PKB, Partai Nasdem, Perindo, PDIP, dan partai PBB.

Teranyar, berkembang kabar Partai Demokrat dan PAN akan membangun koalisi di Pilkada Lebong. Termasuk partai Golkar. Peroleh suara terbanyak kedua di Pileg DPRD Lebong.

Menanggapi itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lebong, Lovi Irawan saat dikonfirmasi mengungkapkan, bahwa keputusan politik partai berlambang pohon beringin itu akan final jika sudah muncul nama bakal calon wakil bupati (bacawabup) Lebong.

“Iya terkait koalisi, itu tergantung hasil keputusan bacawabup Lebong,” kata Politisi Golkar itu dikonfirmasi via telepon genggam. Kamis, 06 Juni 2024.

Ia mengatakan, struktural partai Golkar siap bekerja sama dengan parpol lain menyongsong hajatan demokrasi terbesar di Kabupaten Lebong. Dengan syarat harus samakan presepsi. Itupun yang sedang dibangun dengan partai PAN.

“Memang kepada siapapun kita masih terbuka. Termasuk kepada partai PAN, kita sudah jauh melakukan komunikasi. Yang belum final sekarang presepsi masing-masing, ini yang sedang kita satukan sekarang,” ungkap Lovi.

Ia menuturkan, masih memantau dinamika politik yang berkembang mendekati pendaftaran bakal cabup-cawabup pada akhir Agustus. Terutama manuver-manuver politik yang dilakukan partai lain dalam membentuk koalisi.

Lovi meyakini partai menengah lainnya juga melakukan hal serupa. Mereka belum menentukan arah politik lantaran peta politik sangat dinamis dan cair. Perubahan-perubahan dimungkinkan terjadi menjelang pendaftaran bakal cabup-cawabup di KPU.

“Yang jelas, kita siapkan kader terbaik kita. Kalau tidak menjadi calon bupati, minimal jadi wakil,” tutup Lovi. (PMS20)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini