Gagal Psikotes, Tetap Lulus Rekrutmen Pegawai Bank Bengkulu

6102
Kantor Pusat/Graha Bank Bengkulu, Jalan S. Parman, Padang Jati, Kec. Ratu Samban, Kota Bengkulu
Kantor Pusat/Graha Bank Bengkulu, Jalan S. Parman, Padang Jati, Kec. Ratu Samban, Kota Bengkulu

Kota Bengkulu – Nampaknya, carut marut rekrutmen pegawai Bank Bengkulu Tahun 2024 semakin menarik untuk disimak. Pasalnya, selain diduga banyak titipan dan ada setoran uang bagi yang lulus. Terkuak informasi beberapa orang yang lulus rekrutmen itu ternyata terindikasi tidak lulus Psikotest.

Dijelaskan sumber yang tidak mau disebutkan namanya, beberapa pegawai hasil rekrutan tahun 2024 merupakan peserta yang hasil Psikotest nya bermasalah atau tidak disarankan (tidak lulus).

“Hanya Maisar Nopriyanto peserta yang hasil psikotest nya tidak disarankan. Benar-benar tidak lulus rekrutmen. Selebihnya, lulus tanpa hambatan. Termasuk, Khairunnisa Amanda puteri Gusnan Mulyadi (Mantan Bupati Bengkulu Selatan) dan Novian Dwi Cahyo (Keponakan mantan penjabat Walikota Arif Gunadi),” ujarnya saat dihubungi via panggilan telpon. Rabu, 19 Maret 2025.

Ia melanjutkan, untuk mengamankan para peserta yang tidak lulus psikotest. Maka, standar kelulusan diturunkan dari 65% menjadi 50%.

“Pengakuan Jufrizal Eka Putra selaku mantan Direktur Supervisi SDM kepada penyidik KPK, mereka tidak ikut mengatur nilai, itu bohong besar. Silahkan, KPK minta keterangan dari Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI),” imbuhnya.

Dari hasil Psikotest yang didapatkan awak media ini, diketahui ada beberapa peserta yang hasil psikotesnya bermasalah (tidak disarankan). Tapi, lulus rekrutmen pegawai Bank Bengkulu, yakni: Abdul Azis, Ade Putra Kurniawan, Aditya Rahmad Perdana, Aji Ratna Sari, Jerry Prisyandi Nugraha, Khoirunnisa Amanda, Muhammad Fahri Maha Lingga, Novian Dwi Cahyo, Rahmi Tri Utami, Sekar Daiza Nofiandri, Yoma Dhiya Ulhaq Isran, Yusrin Ramadhan dan Muhammad Dandi Pradipa.

Baca Juga: https://rejangtoday.com/nasional/setoran-mencapai-1-miliar-anak-direksi-lulus-rekrutmen-pegawai-bank-bengkulu/

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari Direktur Kepatuhan Bank Bengkulu, Jufrizal Eka Putra. Namun, belum ada tanggapan.

Untuk diketahui, rekrutmen 89 orang pegawai Bank Bengkulu tahun 2024 lalu, terindikasi sarat titipan. Dugaan tersebut, diperkuat dengan lulusnya Dwina Novrani dan Nabila Taritha Arizti. Kedua pegawai baru tersebut merupakan anak kandung Direktur Operasional dan Direktur Kepatuhan Bank Bengkulu. Padahal, kala itu Direktur Kepatuhan Jufrizal Eka Putra, tengah menjabat sebagai Direktur Supervisi Divisi Sumberdaya Manusia (SDM) yang bertanggungjawab langsung atas rekrutmen pada tahun itu.

Selain, kedua nama anak pimpinan Bank kebanggaan daerah ini. Ada juga beberapa keluarga dekat petinggi daerah lain yang lulus rekrutmen. Seperti anak mantan Sekda Provinsi Bengkulu Ihsan Fajri atas nama Insan Ariandanu, anak mantan Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi atas nama Khairunnisa Amanda, keponakan mantan Penjabat Walikota Bengkulu Arif Gunadi atas nama Novian Dwi Cahyo dan beberapa anak pejabat daerah lainnya.

Selain terindikasi banyak titipan, terkuak juga ada setoran bagi yang lulus rekrutmen tersebut. Hal tersebut disampaikan oleh juru bicara KPK, Tessa Mahardhika. Total setoran mencapai 1 (Satu) Miliar Rupiah.

“Dugaannya adalah yang telah dinyatakan lulus dimintakan uang. Total uang yang terkumpul kurang lebih 1 Miliar Rupiah,” ungkap Tessa Mahardhika, saat dihubungi via pesan WA. Selasa, 18 Maret 2025. (Dwa212)