Kalak BPBD Lebong Sebut Tiga Kegiatan Hibah BNPB 2023 Masuk Tahap Opname

0
974
Kalak BPBD Lebong Tantomi Sebut Tiga Kegiatan Hibah BNPB 2023 Masuk Tahap Opname

Lebong – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong memastikan saat ini tiga kegiatan fisik Hibah BNPB pada tahun anggaran (TA) 2023 Rehabilitasi dan Rekonstruksi di Lebong sedang melaksanakan opname.

Hal itu disampaikan Kalak BPBD Lebong, Tantomi kepada wartawan usai simulasi sistem pengamanan dalam kota (Sispamkota) Operasi Mantap Brata Tahun 2023-2024 di Lapangan Rumdin Bupati Lebong. Selasa, 24 Oktober 2023.

“Sekarang dilakukan opname fisik oleh rekanan dan kawan-kawan pengawas,” kata Tantomi.

Adapun tiga paket yang opname tersebut, yakni rekonstruksi Jembatan 3 Simpang Akhir Jalan 2 Jalur Air Blemeu di Desa Sukau Kayo-Gunung Alam Kecamatan Tubei yang dikerjakan CV Prima Andalan Servis dengan nilai kontrak Rp 1.350.182.000.

Kemudian, rekonstruksi bangunan pengamanan sungai Air Kotok Kecamatan Lebong Utara yang dikerjakan CV. Tebo Pabes dengan nilai kontrak Rp 6.547.205.847.

Lalu, rekonstruksi bangunan pengamanan Sungai Air Kotok Kecamatan Amen dengan yang dikerjakan CV Resfon Family Perkasa dengan nilai kontrak Rp 7.990.123.023.

Menurutnya, berdasarkan hasil opname realisasi kegiatan sudah berjalan sesuai progres.

Kalak BPBD Lebong Sebut Tiga Kegiatan Hibah BNPB 2023 Masuk Tahap Opname

“Kalau kita melihat secara kasat mata dan laporan sudah sesuai target. Saat ini progresnya sudah 90 persen,” ungkapnya.

Dia mengatakan agar memperhatikan perencanaan setiap minggunya untuk progres percepatan kegiatan termasuk kendala faktor cuaca saat ini agar menjadi perhatian betul dalam merencanakan step by step kegiatan.

“Kita lihat tidak ada kendala, dan progresnya juga sudah berjalan,” ucapnya.

Ia juga mengutarakan, tiga paket yang mulai konstruksi. Saat ini pekerjaan yang dimulai awal bulan Juni 2023 lalu itu sudah diatas 90 persen.

“Paket ini sudah berjalan tiga bulan, atau dimulai sejak tanggal 1 Juni 2023 lalu,” kata Kalak.

Dia menambahkan, pekerjaan fisik ini masih ada waktu. Sebab, estimasi pekerjaannya lebih kurang 6 bulan, atau paling lambat tanggal 10 Desember 2023.

“Kendala saat ini cuaca. Karena debit air semakin meningkat. Tapi, aman sudah kita antisipasi di jauh hari,” bebernya. (PMS20)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini