Kadinkes Lebong Sebut Bulan Depan Layanan Cuci Darah Akan Launching

0
888
Kadinkes Lebong Sebut Bulan Depan Layanan Cuci Darah Akan Launching

Lebong – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong, tampaknya sudah siap memiliki Ruang Hemodialisis atau Ruang Cuci Darah serta berbagai fasilitasnya. Artinya, para pasien gagal ginjal kronis di daerah itu tak perlu jauh-jauh ke kota Bengkulu atau ke wilayah lain untuk terapi hemodialisa (cuci darah).

Kadis Kesehatan Lebong, Rachman menyebutkan, para tenaga medis telah dibekali pelatihan penanganan instalasi hemodialisa di Pulau Jawa, persisnya di rumah sakit yang telah memiliki fasilitas cuci darah lengkap.

“Untuk SDM (tenaga medis, red) kita sudah latih mereka di Rumah Sakit (RSUP) dr Kariadi di Semarang,” ujar Rachman di sela-sela survei Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lebong Tahun 2023 yang digelar di Ruang Aula RSUD Lebong sekitar pukul 08.00 WIB. Senin, 27 November 2023.

Namun, ruang ini belum difungsikan karena masih tahap persiapan. Mulai dari menyiapkan konsultannya, dan persiapan SDM di RSUD Lebong.

“Kita sedang menyiapkan konsultannya, dan penanggung jawab. Termasuk persiapan KSO, peralatan,” jelas Rachman.

Menurutnya, saat ini ruang maupun instalasi memang belum tersedia. “Kita akan memanfaatkan ruangan yang ada. Kita sudah perbaiki. Sekarang, tinggal masukkan alat saja lagi,” cetus Rahman.

Kadinkes Lebong Sebut Bulan Depan Layanan Cuci Darah Akan Launching

Rachman berharap, dalam waktu  secepatnya di RSUD Lebong akan segera berdiri Instalasi Hemodialisa. Sehingga para pasien warga kabupaten Lebong dapat cepat tertangani, dan tidak lagi harus keluar daerah untuk menjalani terapi.

“Kita harap secepatnya. Target kita bulan Desember ini. Kalau bisa pertengahan Desember sudah mulai kita launching,” demikian Rachman.

Sementara itu, Rachman meminta kepada RSUD Lebong agar segera meningkatkan kapasitas para perawat atau tenaga medis dengan mengikut-sertakan pada pelatihan dialisis.

“Yang pasti, saya berharap dengan diikut-sertakan sejumlah tenaga medis pada pelatihan dialisis ini, segera dapat diikuti dengan peningkatan kualitas SDM serta kedepannya pelayanan kesehatan dikabupaten Lebong dapat lebih baik lagi,” tutup Rachman. (PMS20)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini