Kabar Gembira, Kapal Pengangkut BBM Bersandar Hari ini di Pulau Baai

2965

Bengkulu – Nampaknya antrian panjang dan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Provinsi Bengkulu seminggu terakhir akan kembali normal. Pasalnya, pihak Pertamina memastikan kapal pengangkut BBM akan bersandar di pelabuhan Pulau Baai pada hari ini, Minggu (09/11/2025).

‎“Besok kapal akan tiba mengangkut 2.000 kiloliter Pertalite dan 1.000 kiloliter Pertamax,” kata Sales Area Manager Retail Bengkulu, Mochammad Farid Akbar, usai mengikuti Rapat Koordinasi Forkopimda Provinsi Bengkulu, Sabtu (8/11).

Dijelaskan Farid, dengan kehadiran dua kapal ini, pihaknya akan segera melakukan proses recovery supaya antrian di sejumlah SPBU dapat segera terurai. Ia juga mengakui, sempat terjadi kendala teknis pada 3 November lalu yang menyebabkan distribusi BBM tersendat.

‎Menurutnya, kondisi kini sudah mulai membaik. Terminal BBM di Lubuk Linggau (Sumsel) dan Kabung (Sumbar) telah kembali beroperasi normal sehingga penyaluran BBM ke Bengkulu dapat berjalan optimal.

‎“Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena stok BBM di Bengkulu aman,” imbuhnya .

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyoroti terulangnya persoalan kelangkaan BBM di daerah tersebut. Ia meminta Pertamina agar menyiapkan langkah mitigasi sejak dini untuk menghindari kepanikan masyarakat.

‎“Kelangkaan ini sudah dua kali sejak saya menjabat gubernur, jangan sampai terjadi yang ketiga,” tegas Helmi.

Menurutnya, Pertamina seharusnya memberikan penjelasan kepada masyarakat sebelum kelangkaan terjadi, bukan setelah situasi memburuk.

“Jangan sampai masyarakat panik baru dijelaskan. Seperti halnya BMKG yang rutin memberi prakiraan cuaca agar semua bisa bersiap,” ujar Helmi.

‎Ia menekankan pentingnya transparansi dan komunikasi dari pihak Pertamina agar ke depan permasalahan serupa tidak kembali terulang.

‎“Kedepan saya minta Pertamina lebih terbuka, jangan ada yang ditutupi. Sampaikan ke masyarakat bila ada kendala,” pungkasnya. (Rilis/Dwa212)