Beranda ADVERTORIAL Bupati Lebong Buka Lokakarya Pengelolaan Hutan Adat, Dorong Tata Kelola yang Inklusif...

Bupati Lebong Buka Lokakarya Pengelolaan Hutan Adat, Dorong Tata Kelola yang Inklusif dan Berkelanjutan

10
Bupati Lebong Buka Lokakarya Pengelolaan Hutan Adat, Dorong Tata Kelola yang Inklusif dan Berkelanjutan
Bupati Lebong Buka Lokakarya Pengelolaan Hutan Adat, Dorong Tata Kelola yang Inklusif dan Berkelanjutan

Lebong – Bupati Lebong, H. Azhari, S.H., M.H., membuka Lokakarya Kabupaten Pengelolaan Hutan Adat Desa yang Inklusif dan Berkelanjutan di Aula Swarang Patang Stumang, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebong, Senin (25/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola lingkungan dan perlindungan kawasan hutan adat di Kabupaten Lebong melalui kolaborasi lintas sektor. Lokakarya melibatkan pemerintah daerah, masyarakat adat, pemerintah desa, serta pegiat lingkungan untuk membangun pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati H. Azhari menegaskan bahwa hutan adat memiliki peran penting, tidak hanya sebagai kawasan yang berfungsi menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat serta penopang kehidupan ekonomi warga.

Bupati Lebong Buka Lokakarya Pengelolaan Hutan Adat, Dorong Tata Kelola yang Inklusif dan Berkelanjutan
Bupati Lebong Buka Lokakarya Pengelolaan Hutan Adat, Dorong Tata Kelola yang Inklusif dan Berkelanjutan

“Hutan adat bukan hanya sekadar kawasan hijau, melainkan identitas kultural dan penyangga ekonomi yang harus dijaga secara bersama-sama,” ujar Azhari.

Menurut Bupati, pengelolaan hutan adat memerlukan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan agar kebijakan yang diterapkan mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian sumber daya alam.

“Pemerintah Kabupaten Lebong, berkomitmen mendorong pengelolaan wilayah adat yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi dalam menjaga kelestarian hutan adat sekaligus memberikan manfaat bagi generasi saat ini maupun generasi mendatang,” tegas Bupati. (Adv)