Beranda DAERAH LEBONG Pembangunan Jembatan Gantung di Pelabuhan Talang Liak Capai Tahap Pembuatan Talud

Pembangunan Jembatan Gantung di Pelabuhan Talang Liak Capai Tahap Pembuatan Talud

10
Pembangunan Jembatan Gantung di Pelabuhan Talang Liak Capai Tahap Pembuatan Talud
Pembangunan Jembatan Gantung di Pelabuhan Talang Liak Capai Tahap Pembuatan Talud

Lebong – Pembangunan jembatan gantung di Desa Pelabuhan Talang Liak, Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong, terus menunjukkan perkembangan. Jembatan yang rusak parah akibat diterjang banjir bandang beberapa waktu lalu kini mulai dibangun kembali oleh personel Kodim 0409/Rejang Lebong guna memulihkan akses penyeberangan masyarakat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Sabtu (27/6/2026), proses pembangunan berlangsung lancar dan telah memasuki tahap pembuatan pelapis tebing atau talud sebagai penguat pondasi pada sisi tiang jembatan.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf. Agung Lewis Oktorada, M.Tr. Opsla., melalui Babinsa Koramil 409-02/Lebong Selatan, Serka Dodiansyah, mengatakan pembangunan telah dimulai beberapa hari sebelumnya dengan melibatkan enam personel TNI, dua teknisi, serta 12 warga setempat.

Menurutnya, hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 30 persen. Jembatan gantung yang dibangun memiliki panjang sekitar 70 meter dengan lebar 1,5 meter.

“Pengerjaan akan kami kebut. Insya Allah, jika cuaca terus mendukung, proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat sehingga jembatan segera bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Serka Dodiansyah.

Ia menjelaskan, Komandan Kodim juga menginstruksikan agar seluruh tahapan pembangunan terus dipantau dan didampingi hingga selesai. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi kualitas konstruksi maupun target waktu penyelesaian.

Menurut Dodiansyah, keberadaan jembatan gantung memiliki peranan penting bagi masyarakat Desa Pelabuhan Talang Liak. Selain menjadi penghubung permukiman warga yang berada di seberang sungai, jembatan tersebut juga merupakan jalur utama untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

“Kami berharap seluruh proses pembangunan dapat selesai sesuai rencana sehingga masyarakat kembali memiliki akses yang aman dan nyaman, sekaligus dapat memperlancar aktivitas ekonomi desa,” tambahnya.

Pembangunan jembatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga berharap pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target agar aktivitas sehari-hari yang sempat terganggu akibat rusaknya jembatan dapat kembali berjalan normal.

Selain memulihkan konektivitas antarwilayah, jembatan baru itu juga diharapkan mampu meningkatkan keselamatan masyarakat saat melintasi sungai, terutama ketika debit air meningkat pada musim hujan.

Salah seorang warga yang ditemui di lokasi pembangunan mengaku mengapresiasi percepatan pekerjaan yang dilakukan.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi pengerjaan yang berjalan cepat dan rapi. Semoga tidak ada kendala sehingga pembangunan bisa selesai sesuai harapan,” ujarnya. (Rls)