Rejang Lebong – Polres Rejang Lebong mengikuti kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun Anggaran 2026 dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional melalui sarana Zoom Meeting, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Talang Ulu, Kecamatan Curup Timur tersebut berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 15.37 WIB dalam suasana aman dan kondusif.
Panen raya serentak secara nasional dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto didampingi Kepala Kepolisian Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo melalui sambungan virtual.
Kegiatan di Rejang Lebong dihadiri Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir, S.I.K., M.H bersama jajaran Pejabat Utama Polres Rejang Lebong, para Kapolsek, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Rejang Lebong Feri Najamudin, Kepala Dinas Pertanian Rejang Lebong Suradi, S.P., M.Si, Camat Curup Timur Helvin Eldokarido, S.E, perwakilan Bulog Rejang Lebong, unsur pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, hingga kelompok tani Kelurahan Talang Ulu.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, peninjauan inovasi ketahanan pangan Polri, sambutan Kapolri, pemutaran video ketahanan pangan Polri, sambutan Presiden RI, hingga peresmian Ground Breaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan launching operasional 166 SPPG Polri.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI dan Kapolri turut meninjau sejumlah inovasi ketahanan pangan Polri, di antaranya Stand Pupuk Batu Bara Presisi, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri, Gudang Ketahanan Pangan Polda Jawa Timur, Ketahanan Pangan Alternatif Uwi Ungu, Benih Jagung Bhayangkara, Miracle Carbob berbahan dasar bonggol jagung, serta Stand SPPG Polri.
Dalam sambutannya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Presiden RI telah menginstruksikan agar Indonesia segera mencapai swasembada pangan sebagai visi besar nasional.
“Polri berkomitmen penuh untuk mengawal, mengamankan, dan menyukseskan visi Bapak Presiden tersebut. Bagi Polri, ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional,” ujar Kapolri.

Ia menjelaskan, dukungan Polri diwujudkan melalui optimalisasi lahan produktif dan pekarangan, penguatan peran Bhabinkamtibmas sebagai pendamping petani, serta pengawasan distribusi pangan melalui penegakan hukum.
Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto dalam arahannya menegaskan bahwa pangan merupakan kedaulatan negara yang harus dijaga bersama.
“Hari ini melalui Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, kita membuktikan kepada dunia bahwa bumi Indonesia adalah bumi yang subur dan rakyat Indonesia adalah rakyat pekerja keras,” kata Presiden.
Presiden juga mengapresiasi kerja keras petani, penyuluh pertanian, kementerian terkait, serta dukungan TNI-Polri dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah tantangan krisis pangan global dan perubahan iklim.
Menurutnya, komoditas jagung memiliki peran strategis karena menjadi fondasi utama bagi industri peternakan nasional. Karena itu, pemerintah akan terus mendorong mekanisasi pertanian, penggunaan teknologi, benih unggul, dan distribusi pupuk tepat sasaran kepada petani.
“Kita harus memanfaatkan lahan-lahan potensial agar produktivitas meningkat. Menjadi petani saat ini adalah profesi yang terhormat dan menjanjikan secara ekonomi,” tegas Presiden.
Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II TA 2026 tersebut menjadi bentuk sinergi pemerintah pusat, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan menuju Indonesia swasembada pangan. (Rls)








