Bengkulu Utara – Bupati Bengkulu Utara, mendampingi Kapolda Bengkulu dalam serangkaian kegiatan bakti sosial dan kesiapan Operasi Ketupat di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara. Agenda utama dimulai dengan prosesi ground breaking atau peletakan batu pertama program Bedah Rumah di Desa Karang Anyar II, Kecamatan Arga Makmur. Rabu, 11 Maret 2026.
Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., secara simbolis melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah dalam program Bedah Rumah ke-70 Polda Bengkulu, sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang layak.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial Polri kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat,” ujarnya.
Kapolda Bengkulu juga menjelaskan bahwa dana bantuan bedah rumah ini bersumber dari program internal Polda Bengkulu, yakni “Satu Hari Sedekah Dua Ribu”. Rumah yang menjadi sasaran program ini adalah milik Bapak Dedi Setiawan, seorang guru honorer yang telah lama mengabdi.

“Anggota Polda Bengkulu memiliki program sedekah 2.000 rupiah setiap harinya. Dalam sebulan bisa terkumpul sekitar 200 hingga 300 juta rupiah. Salah satu pemanfaatannya adalah untuk membantu masyarakat melalui program bedah rumah seperti ini,” ujar Kapolda.
Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E., M.Ap., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepedulian jajaran kepolisian.
“Mewakili masyarakat Bengkulu Utara, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda. Program ini sangat nyata dalam membantu mengurangi beban masyarakat kami,” ucap Bupati Arie.
Setelah agenda bedah rumah, rombongan melanjutkan peninjauan ke Pos Terpadu Pelayanan Lebaran Idul Fitri 1447 H yang berlokasi di Alun-Alun Arga Makmur. Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, sarana prasarana, serta personel yang akan bertugas dalam Operasi Ketupat. Operasi ini dijadwalkan akan mulai berlaku efektif pada esok hari hingga tanggal 25 Maret 2026. (PMS20/Adv)






