Beranda ADVERTORIAL Reses DPRD Lebong Dapil I: Warga Keluhkan Air Bersih, Irigasi hingga Kelangkaan...

Reses DPRD Lebong Dapil I: Warga Keluhkan Air Bersih, Irigasi hingga Kelangkaan Pupuk Subsidi

123
Reses DPRD Lebong Dapil I: Warga Keluhkan Air Bersih, Irigasi hingga Kelangkaan Pupuk Subsidi
Reses DPRD Lebong Dapil I: Warga Keluhkan Air Bersih, Irigasi hingga Kelangkaan Pupuk Subsidi

Lebong – Sejumlah persoalan mendasar, mulai dari keterbatasan akses air bersih, kebutuhan infrastruktur jalan dan irigasi, hingga kelangkaan pupuk subsidi, mencuat dalam reses terbuka anggota DPRD Kabupaten Lebong Daerah Pemilihan (Dapil) I, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan yang menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat tersebut dipusatkan di Lapangan Bola Desa Air Kopras, Kecamatan Pinang Belapis. Reses ini merupakan bagian dari agenda DPRD Kabupaten Lebong yang dilaksanakan secara serentak di tiga daerah pemilihan.

Reses Dapil I meliputi Kecamatan Tubei, Lebong Utara, Lebong Atas, Uram Jaya, Amen, dan Pinang Belapis. Kegiatan dihadiri Ketua DPRD Lebong Carles Ronsen, Wakil Ketua I Ahmad Lutfi, serta sejumlah anggota dewan, yakni M. Gunadi Mursalin, Dedi Haryanto, Sriwijaya, Erlan Fajar Jaya, Pipit Irianto, Silvi Anjasari, Etti Susiani, dan Asniwati. Turut hadir Camat Pinang Belapis, Kepala Desa Air Kopras, serta tokoh masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai mendesak untuk mendapat perhatian pemerintah daerah. Aspirasi itu selanjutnya akan dihimpun DPRD sebagai bahan pembahasan dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan.

Wakil Ketua I DPRD Lebong, Ahmad Lutfi, mengajak masyarakat untuk terus menyampaikan usulan dan keluhan agar kebutuhan di lapangan dapat diketahui secara langsung oleh wakil rakyat.

Menurutnya, aspirasi masyarakat akan dibawa ke pembahasan DPRD melalui masing-masing fraksi untuk menjadi bahan pertimbangan dalam menjalankan fungsi penganggaran dan pengawasan.

“Penyusunan program pembangunan harus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta kebijakan efisiensi anggaran yang sedang berjalan. Karena itu, usulan yang masuk perlu disesuaikan dengan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat,” ujar Ahmad Lutfi.

Reses DPRD Lebong Dapil I: Warga Keluhkan Air Bersih, Irigasi hingga Kelangkaan Pupuk Subsidi
Reses DPRD Lebong Dapil I: Warga Keluhkan Air Bersih, Irigasi hingga Kelangkaan Pupuk Subsidi

Salah satu persoalan yang disampaikan warga berasal dari Desa Sungai Gerong, Kecamatan Amen. Masyarakat mengeluhkan kesulitan memperoleh air bersih yang disebut telah berlangsung cukup lama. Selain itu, warga mengusulkan pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, warga Desa Air Kopras mengajukan sejumlah usulan, di antaranya pembangunan jalan menuju kantor desa, penyediaan jaringan irigasi, pembangunan lapangan bola, serta penanganan persoalan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Dari Kecamatan Tubei, masyarakat mengusulkan pembangunan jaringan irigasi sepanjang 50 meter di kawasan Air Tik Dingin, ruas Jalan Sukau Datang–Tik Teleu. Infrastruktur tersebut dinilai perlu mendapat perhatian untuk mendukung kebutuhan pengairan masyarakat.

Persoalan lain yang turut disuarakan adalah kelangkaan pupuk subsidi. Warga berharap pemerintah dapat memastikan ketersediaan dan distribusi pupuk agar kebutuhan petani dapat terpenuhi sesuai ketentuan.

Di Desa Gandung, Kecamatan Lebong Utara, masyarakat juga menyoroti keterbatasan jaringan internet. Peningkatan akses telekomunikasi dinilai penting untuk mendukung kegiatan pendidikan, pelayanan pemerintahan, serta komunikasi masyarakat.

Selain itu, warga meminta pemasangan jaring pengaman berupa kawat di Lapangan Bola Air Kopras guna menunjang pemanfaatan fasilitas olahraga tersebut.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan masyarakat, anggota DPRD Lebong, M. Gunadi Mursalin, menyampaikan bahwa kebutuhan air bersih dan perbaikan jalan lingkungan menjadi perhatian dalam pembahasan rencana pembangunan berikutnya.

Reses DPRD Lebong Dapil I: Warga Keluhkan Air Bersih, Irigasi hingga Kelangkaan Pupuk Subsidi
Reses DPRD Lebong Dapil I: Warga Keluhkan Air Bersih, Irigasi hingga Kelangkaan Pupuk Subsidi

“Insyaallah kebutuhan atau penyediaan prasarana air bersih bagi warga dan jalan lingkungan (rehab) kita akomodir di APBD 2027 yang akan datang,” tegas Gunadi.

Sementara itu, Ahmad Lutfi menjelaskan bahwa hasil reses akan diselaraskan dengan arah dan prioritas pembangunan daerah untuk menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program tahun anggaran 2027.

Ia berharap aspirasi yang dihimpun tidak hanya menjadi catatan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran sesuai kemampuan keuangan daerah.

Reses terbuka tersebut menjadi sarana bagi DPRD untuk mengetahui secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah Dapil I. Berbagai persoalan yang disampaikan warga diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan prioritas pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Di tengah keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran, masyarakat berharap pemerintah daerah bersama DPRD tetap memberikan perhatian terhadap kebutuhan mendasar, terutama akses air bersih, infrastruktur jalan dan irigasi, ketersediaan pupuk subsidi, serta peningkatan layanan telekomunikasi.

Melalui penyerapan aspirasi secara langsung, DPRD Kabupaten Lebong diharapkan dapat memperkuat fungsi representasi dan pengawasan agar program pembangunan ke depan semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (Adv)