Beranda ADVERTORIAL Hadiri Ritual Muang Apem, Ketua DPRD Lebong: Warisan Leluhur Harus Tetap Hidup

Hadiri Ritual Muang Apem, Ketua DPRD Lebong: Warisan Leluhur Harus Tetap Hidup

123
Hadiri Ritual Muang Apem, Ketua DPRD Lebong: Warisan Leluhur Harus Tetap Hidup
Hadiri Ritual Muang Apem, Ketua DPRD Lebong: Warisan Leluhur Harus Tetap Hidup

Lebong – Tradisi adat tidak sekadar menjadi peninggalan masa lalu, tetapi juga bagian dari identitas masyarakat yang perlu diwariskan kepada generasi berikutnya. Pesan tersebut mengemuka dalam pelaksanaan Doa untuk Para Leluhur yang dirangkai dengan Ritual Muang Apem di Dam Sabo Pasir Lebar, Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong, Kamis (15/10/2026).

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebong, Carles Ronsen, S.Sos., yang turut menghadiri kegiatan tersebut, menilai pelaksanaan Ritual Muang Apem memiliki arti penting dalam menjaga keberlangsungan adat dan kebudayaan masyarakat Lebong di tengah perkembangan zaman.

Menurut Carles, tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut bukan hanya memiliki nilai historis, tetapi juga mengandung pesan tentang kebersamaan, gotong royong, rasa syukur, serta penghormatan terhadap sejarah dan leluhur.

“Tradisi seperti Muang Apem merupakan bagian dari kekayaan budaya dan identitas masyarakat Lebong. Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan melestarikannya agar tidak hilang di tengah perkembangan zaman,” ujar Carles.

Hadiri Ritual Muang Apem, Ketua DPRD Lebong: Warisan Leluhur Harus Tetap Hidup
Hadiri Ritual Muang Apem, Ketua DPRD Lebong: Warisan Leluhur Harus Tetap Hidup

Ia mengatakan, DPRD Kabupaten Lebong mendukung upaya pemerintah daerah bersama masyarakat dan para pemangku adat dalam mempertahankan tradisi lokal yang memiliki nilai positif bagi kehidupan sosial masyarakat.

“Pelestarian budaya tidak cukup hanya dilakukan oleh pemerintah atau tokoh adat. Perlu keterlibatan seluruh masyarakat, terutama generasi muda. Mereka harus mengenal sejarah dan memahami nilai yang terkandung di dalam tradisi daerahnya sendiri,” katanya.

Kegiatan adat tersebut diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Lebong dan dihadiri Bupati Lebong H. Azhari, S.H., M.H., Ketua DPRD Lebong Carles Ronsen, S.Sos., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Dr. H. Syarifudin, S.Sos., M.Si., para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), staf ahli bupati, asisten Setda, serta kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Lebong.

Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Lebong Dian Rismawati, S.H., M.H., dan Ketua GOW Marthalinda Dwi Putri.

Hadiri Ritual Muang Apem, Ketua DPRD Lebong: Warisan Leluhur Harus Tetap Hidup
Hadiri Ritual Muang Apem, Ketua DPRD Lebong: Warisan Leluhur Harus Tetap Hidup

Bupati Lebong H. Azhari dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa pelaksanaan Doa untuk Para Leluhur dan Ritual Muang Apem merupakan bagian dari upaya merawat identitas budaya daerah.

Menurut Bupati, ritual tersebut tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi memiliki nilai spiritual dan budaya yang telah lama hidup di tengah masyarakat Lebong.

“Ritual ini bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan, melainkan fondasi spiritual dan budaya yang mengikat kita semua sebagai masyarakat Lebong. Pemkab Lebong berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa warisan leluhur yang sarat akan nilai-nilai luhur ini tidak hilang tergerus zaman, melainkan terus hidup sebagai identitas yang membanggakan,” ujar Azhari.

Prosesi Muang Apem berlangsung khidmat. Doa bersama dipanjatkan sebagai wujud rasa syukur sekaligus memohon keselamatan dan keberkahan kepada Tuhan Yang Maha Esa bagi masyarakat Kabupaten Lebong. (Adv)