Pilgub Mendatang, UJH Dorong Mustarani Wakili Tokoh Rejang

0
220
Pilgub Mendatang, UJH Dorong Mustarani Wakili Tokoh Rejang

Lebong – Dukungan demi dukungan terus mengalir kepada Bakal Calon Wakil Gubernur (Bacawagub) Provinsi Bengkulu, Mustarani Abidin untuk maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Bengkulu pada November 2024 mendatang.

Salah satunya mantan Gubernur Bengkulu, Ust Junaidi Hamzah (UJH). Menurutnya, dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu (Pilgub) Bengkulu, suara unsur keterwakilan rejang selalu menjadi bidikan para kontestan. Sebab, hampir 60 persen warga di Provinsi Bengkulu berlatar belakang suku rejang.

“Berdasarkan keinginan yang dominan, sosok Mustarani Abidin belakangan ini cukup layak untuk menjadi salah satu kandidat dalam keterwakilan primordial, yaitu keterwakilan dari rejang,” ujar UJH sapaan akrabnya seperti dimuat Faktaclik.

Mantan pejabat Bengkulu Utara, saat ini menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Lebong. Pengalamannya di birokrat diyakni menjadi modal bagi Mustarani ikut bursa Pilgub Bengkulu.

Apalagi saat ini nama bacagub dan bacawagub Bengkulu yang sudah muncul di publik sekarang hanya Mustarani yang murni kedua orang tuanya berasal dari suku rejang, dan salah satu birokrat yang masih aktif. Sedangkan, lainnya berasal dari pengusaha dan politisi. Sekalipun ada yang dari rejang namun orang tuanya campuran.

“Sosok Mustarani berasal dari Kabupaten Bengkulu Utara dan Kabupaten Lebong. Jadi sangat layak,” bebernya. Jum’at, 24 Mei 2024.

Ia berharap, apabila Mustarani sudah diputuskan sebagai Bacawagub Bengkulu, ia berharap dapat melanjutkan aspirasi warga yang suku rejang.

“Kita berharap Mustarani Abidin bisa menampung aspirasi kami sebagai putra rejang untuk menjadi salah satu kandidat kepala daerah provinsi Bengkulu,” tuturnya.

Informasi lain, perjalanan karier Mustarani dalam birokrasi dimulai dari posisi bawah, termasuk sebagai Lurah Amen dan Camat Lebong Utara, Sekretaris Dinas PMD.

Lalu kepala Plt Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKAD) atau yang kini berubah menjadi Badan Keuangan Daerah atau BKD era Bupati Dalhadi Umar. Termasuk staf ahli.

Kemudian, menjabat sebagai Kadis Pendapatan, Kepala Bappeda Bengkulu Utara, dan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) H.Mustarani Abidin era Bupati Bengkulu Utara, Mian.

Puncaknya ia dilantik sebagai Sekda Lebong di era Bupati Rosjonsyah hingga Bupati, Kopli Ansori. Dengan pengalamannya yang luas, ia dianggap bisa diusung dalam bursa Bacawagub Provinsi Bengkulu. (PMS20)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini