Lebong – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebong menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Kantor DPRD Lebong. Senin, 20 Januari 2025.
RDP tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DRPD Lebong, Sriwijaya, S.H. berserta anggota Komisi 1 yakni, Silvi Politisi perempuan asal PAN daerah pemilihan 1, Suan, politisi PAN Dapil 1, Pipit Irianto Politisi Partai PERINDO yang juga berasal dari Dapil 1.
Sementara dari Badan Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lebong, hadir langsung Plt Kepala BKPSDM kabupaten Lebong, Benny Qudratullah berserta Stap dan turut hadir Plt Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Lebong, Zeka Eliya, S.H. berserta jajaran.
Agenda tersebut membahas berbagai persoalan terkait keberadaaan Tenaga Harian Lepas Terdaftar (THLT) Lebong yang sudah dan sedang mengikuti Recruitmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I dan tahap II.
Ketua Komisi I DPRD Lebong mengakui bahwa PPPK ini telah menjadi salah satu pilihan menarik bagi banyak calon pegawai negeri di Lebong Khususnya dan Indonesia umumnya.
Dengan sistem perjanjian kerja yang lebih fleksibel, PPPK menawarkan berbagai peluang bagi lulusannya. Namun, tentu banyak pertanyaan yang muncul dibenak para calon lulusan PPPK. Seperti apa prospek karir mereka setelah berhasil meniti jalur ini, dibidang mana mereka bisa berkontribusi dan sejauh mana jangkauan pekerjaan tersebut.

Menurunya masih ada pihak pihak yang belum mendapatkan Informasi yang layak terkait Recrutmen PPPK tersebut sebagai salah satu contoh dirinya ada menerima keluhan dari warga terkait tidak bisanya mendaftar secara ganda yaitu CPNS dan PPPK, hal ini dinilai karena kurangnya informasi yang mereka terima jelas Sriwijaya.
“Karena sudah mendaftar dan memiliki akun CPNS, maka yang bersangkutan tidak dapat mendaftar sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK),” ujar Sriwijaya.
Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Lebong, Benny Qudratullah, menyebutkan bahwa hari ini Senin (20/1) adalah hari terakhir pendaftaran PPPK dan untuk selanjutnya segera akan dilaksanakan verifikasi sesuai dengan tahapan yang ada.
“Untuk itu kami berpesan kepada seluruh pelamar untuk lebih teliti dalam melakukan Input data yang diminta,” ucapnya.
Ia juga menambahkan, penginputan data yang diminta penting karena hal tersebut sangat menentukan peserta dinyatakan memenuhi syarat (MS) atau tidak memenuhi syarat (TMS) nantinta.
“Untuk itu sesegera mungkin memenuhi data, agar tidak ketinggalan dan pastinya kami akan terus berupaya melakukan pelayanan terbaik,” singkat Benny. (PMS20)






