Dana Desa 20 Persen Bisa Digunakan Untuk MT-II

0
1072

Lebong – Berhasil dan sukses melaksanakan musim tanam dua kali (MT-II) dua tahun berturut-turut, hal itu tidak membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong berpuas diri.

Demi kesejahteraan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Pemkab Lebong terus berupaya memaksimalkan seluruh potensi dan sumber daya yang ada termasuk anggaran baik APBN maupun APBD.

Sekda Lebong, Mustarani Abidin, meminta seluruh Pemerintah Desa (Pemdes) untuk turut serta mensukseskan program MT-II tahun 2023. Hal tersebut dikatakannya pada Sosialisasi Penerima Bantuan Benih dan Rapat Teknis Pemantapan MT-II Tahun 2023 di Aula Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Lebong. Selasa, 28 Februari 2023.

Penggunaan Dana Desa (DD) harus efektif dan maksimal, jadi Pemdes bisa menggunakan anggaran DD untuk mensukseskan program MT-II dan tidak usah khawatir jika ada masyarakat yang ingin ikut MT-II selain regulasinya memperbolehkan dan jelas, Pemkab juga sudah siap memfasilitasi dan mendukung mulai dari bibit, pupuk, pestisida, secara gratis dan meminjam pakai handtractor untuk pembersihan atau pematangan lahan.

“Pemdes dituntut mengoptimalkan anggaran DD selain itu peruntukannya juga harus jelas, Sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, jadi tidak ada yang perlu di khawatirkan. Silahkan sosialisasikan dan informasi kepada masyarakat, data dan laporakan luasan hamparan yang ingin ikut MT-II,” jelasnya.

Lanjut Mustarani mengatakan, tujuan pemerintah mengalokasikan anggaran ketahanan pangan minimal 20 persen untuk pencegahan stanting dan pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi covid-19. Bahkan, bisa digunakan lebih jika memang bisa mensejahterakan masyarakat.

“Pemerintah menetapkan minimal 20 persen untuk ketahanan pangan itu artinya bisa lebih. Karena ini minimal, maka boleh 30 sampai 40 persen,” ujarnya.

Lanjut Mustarani menambahkan, selagi peruntukannya jelas dan mengacu dengan regulasi Pemdes tidak perlu khawatir terkait pelaporan pertanggung jawaban baik anggaran DD yang dialokasikan untuk MT-II maupun bantuan lainnya.

Jika memang benar-benar digunakan untuk ketahanan pangan dan manfaatnya dirasakan masyarakat secara langsung mengapa harus khawatir. Ia juga mengaku, akan menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH).

“Kita juga akan menggandeng APH, harapannya penggunaan anggaran DD ini benar-benar pro-rakyat dan dirasaka langsung oleh masyarakat,” pungkasnya. (ABE)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini