Pemkab Lebong Fasilitasi Operator OPD ‘Belajar’ Terapkan SIPD

0
75
Pemkab Lebong Fasilitasi Operator OPD 'Belajar' Terapkan SIPD

Lebong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) di Pusdatin Kemendagri.

Acara yang berlangsung selama dua hari atau dimulai Kamis (11/1) hingga Jum’at  (12/1), dengan melibatkan, operator, kasubag program dari masing-masing Instansi dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Lebong.

Diantaranya, Badan Keuangan Daerah (BKD), Bappeda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPR-P), Dinas Kesehatan (Dinkes), Sekretariat Dewan (Setwan), Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperkan), dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Ketua TAPD Kabupaten Lebong sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Lebong, Mustarani Abidin menyampaikan ucapan terima ksih kepada Kemendagri Pusat melalui Ditjen bersama Pusdatin berkenan memberikan pengetahuan, pencerahan dan Pembimbingan kepada Aparat Sipil Negara ASN Pe Pemkab Lebong.

“Semoga Bimtek ini memberikan dampak positif besar terhadap penerapan pengelolaan data dan informasi, penyusunan, monitoring serta evaluasi dokumen rencana pembangunan daerah secara elektronik melalui Sistem Informasi Pemerintah Daerah atau SIPD,” ujar Sekda. Kamis, 11 Januari 2024.

Pemkab Lebong Fasilitasi Operator OPD ‘Belajar’ Terapkan SIPD

Mustarani juga mengutatakan, tahun 2024 ini pemerintah daerah sudah harus seratus persen menerapkan SIPD.

“Maka sebelum SP2D UP (Uang Persedian), maka seluruh penataan keuangan harus sudah terinput seluruh data kepegawaian maupun keuangan,” ungkap Mustarani.

Dikatakannya, penggunaan aplikasi ini bertujuan untuk mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, partisipatif, akuntabel, tertib dan disiplin anggaran dalam rangka mengintegrasikan dan menyelaraskan perencanaan pembangunan dan keuangan daerah.

“Karena itu mengingat sistem ini baru digunakan, maka tentu perlu diberikan pencerahan,dan bimbingan serta pelatihan kepada para pengguna cara mengoperasionalkan aplikasi SIPD tersebut. Agar supaya semuanya memiliki pemahaman yang sama terkait tahapan dan proses yang harus dilakukan, sehingga tujuan dapat tercapai sesuai yang diharapkan,” tegas Mustarani. (PMS20)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini